Manfaat jeruk bali bagi kesehatan tubuh manusia

Manfaat jeruk bali bagi kesehatan sangat banyak, dan penelitian menyeluruh untuk mendukung klaim ini. Jeruk bali adalah sumber serat, vitamin C, pektin dan potasium yang kaya, dan berfungsi sebagai antioksidan dalam tubuh.

Bahan Aktif Utama Jeruk Bali


Berikut ini adalah nutrisi yang ada dalam jeruk bali, seperti Vitamin C (73,3%); Vitamin A (23,7%); Serat (5,6%); Antioksidan Lycopene; Kalium (5%); Phytonitruen disebut Limonoid; Pektin; Flavonoid disebut Naringenin; Vitamin B1 (3,3%); Vitamin B5 (3,6%); dan Kalori (40 in 128g).

Habitat jeruk bali


Grapefruit atau jeruk bali ditemukan pada abad ke-18, di Barbados. Pada awal abad ke-19, pohon jeruk diciptakan di Florida namun baru pada abad ini ia menjadi tanaman komersial. Saat ini, Florida masih merupakan produsen utama grapefruit atau jeruk bali, serta Texas, Arizona dan California. Brasil, Israel dan Afrika Selatan adalah negara lain yang menghasilkan jeruk bali secara komersial. Jeruk bali juga  memiliki banyak manfaat kesehatan sebagai berikut:

Perangi Pilek


Grapefruit atau jeruk bali sarat dengan Vitamin C, yang mendukung sistem kekebalan tubuh untuk melawan pilek dan gejala yang berhubungan dengan dingin.

Kondisi Peradangan


Banyak kondisi peradangan juga dicegah oleh Vitamin C, seperti asma, rheumatoid arthritis dan osteoartritis, karena Vitamin C diketahui mencegah kerusakan radikal bebas yang bertanggung jawab untuk memicu radang inflamasi.

Kesehatan jantung


Manfaat utama lain dari Vitamin C adalah meningkatkan kesehatan kardiovaskular dan dengan demikian, jeruk bali juga dapat membantu mencegah stroke dan serangan jantung.

Kolesterol


Sebuah penelitian dipublikasikan di Journal of Agricultural and Food Chemistry (Maret 2006) yang menunjukkan bahwa grapefruit dapat mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida.

Kanker Prostat, Paru dan Colon


Penelitian yang dipublikasikan di Asia Pacific Journal of Clinical Nutrition menunjukkan bahwa buah yang kaya Lycopene dan Lycopene (seperti jeruk bali merah) dapat mengurangi kemungkinan kanker prostat pada pria untuk sebagian besar. Studi ini juga terkait minum teh hijau memiliki manfaat yang sama. Studi penelitian terbaru lainnya dipresentasikan dalam pertemuan Nasional ke-228 ACM (American Chemical Society) yang menunjukkan bahwa minum jus jeruk bali memberikan perlindungan terhadap kanker paru-paru dan usus besar.

Alzheimer


Profesor Alan Crozier, Plant Biochemistry and Human Nutrition, dari University of Glasgow, mengevaluasi 13 buah jus buah yang populer dan tersedia secara komersial. Evaluasi ini menilai Grapefruit di antara buah-buahan dengan aktivitas antioksidan tertinggi. Temuan Crozier menunjukkan bahwa konsumsi jus seperti jangka panjang dapat memberikan perlindungan yang cukup besar terhadap penyakit Alzheimer, karena tampaknya aktivitas antioksidan membantu mengendalikan kemajuan Alzheimer.

Memperbaiki DNA


Journal of Nutritional Biochemistry (Februari 2006, Volume 17, hlm. 89 - 95) melaporkan sebuah penelitian laboratorium yang menghubungkan Naringenin, flavonoid grapefruit, untuk memperbaiki DNA yang rusak pada sel kanker yang ditemukan pada prostat manusia.

Pencegahan Batu Ginjal


British Journal of Nutrition berisi sebuah penelitian yang mengungkapkan bahwa minum hampir ½ liter jus jeruk bali dan apel secara teratur, mengurangi kemungkinan pembentukan batu ginjal atau batu kalsium oksalat dengan meningkatkan asam sitrat dan nilai pH urin.

Disinfeksi air


Ekstrak biji jeruk bali dapat digunakan untuk mendisinfeksi air karena membunuh bakteri. Air minum yang aman tentu saja penting dan bisa menjadi masalah utama di negara berkembang, seperti menemukan air yang sesuai untuk pertanian. Jeruk bali karenanya bisa menjadi cara yang murah, mudah dan efektif untuk mencapainya.

Minyak esensial


Minyak esensial jeruk bali memiliki aplikasi di industri sabun dan kosmetik dimana merupakan komponen aroma. Ini adalah minyak menyegarkan yang membantu untuk membantu pencernaan, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, membersihkan sistem limfatik dan mengurangi retensi air, membantu mengatasi masalah kulit, sebagai tonik sistem saraf, dan untuk mengurangi kekakuan otot.

Image Credit : https://goo.gl/bKwBqK

Comments