14 Besar manfaat buah pepaya untuk kesehatan tubuh

Manfaat buah pepaya untuk kesehatan termasuk pencernaan yang lebih baik, meringankan sakit gigi, menstruasi yang teratur, kekebalan tubuh yang lebih kuat, penurunan berat badan, perawatan kulit, dan membantu kesehatan jantung yang lebih baik. Pepaya, juga dikenal sebagai Carica Pepaya, pawpaw yang dipercaya bisa mencegah kanker. Tak heran, buah ini cukup populer karena nilai gizi dan manfaat kesehatannya yang tinggi.

Apa itu pepaya?


Pepaya adalah buah berair berwarna oranye kemerahan, yang tidak hanya harum dan lezat tapi juga sangat sehat. Telah terkenal selama ratusan tahun dan pernah disebut "buah para malaikat" oleh Christopher Columbus. Pepaya adalah sumber alami vitamin dan mineral yang penting untuk fungsi tubuh yang normal. Ini terkenal dengan cita rasanya yang lezat dan warna orange yang hangat dari daerah tropis dan bisa dimakan sebagai buah dalam bentuk mentah, smoothie, milkshake, dan sebagai sayuran dalam berbagai resep.

Lateks yang berasal dari buah pepaya mentah digunakan sebagai pelunak daging dan juga digunakan dalam pembuatan beberapa produk kosmetik, kulit, dan kecantikan, serta permen karet tertentu. Buah pepaya tersedia untuk konsumsi sepanjang tahun.

Seluruh buah pepaya, termasuk bagian pohon lainnya, bermanfaat bagi kesehatan dengan beberapa cara. Pepaya dalam bentuk mentah mengandung enzim, yang digunakan dalam persiapan suplemen makanan dan permen karet. Pepaya kaya akan nutrisi antioksidan seperti karoten, flavonoid, dan vitamin C, serta vitamin B (asam folat dan pantotenat). Ini juga merupakan sumber serat dan mineral yang baik seperti magnesium. Bersama-sama, nutrisi ini membantu memperbaiki kesehatan kardiovaskular dan melindungi kanker usus besar.

Manfaat Buah Pepaya Untuk Kesehatan

Kandungan nutrisi buah pepaya yang luar biasa, memberikan manfaat untuk kesehatan manusia. Mari kita pelajari manfaat buah pepaya untuk kesehatan lebih terinci berikut ini.

Membantu pencernaan


Pepaya biasanya untuk bantuan pencernaan. Kehadiran papain, enzim super pencernaan, memperbaiki pencernaan dengan memecah protein dan juga membersihkan saluran pencernaan. Hal ini memastikan berkurangnya konversi protein menjadi lemak tubuh. Jika protein dalam makanan kita tidak dicerna dengan benar, bisa menyebabkan radang sendi, konstipasi, diabetes, tekanan darah tinggi, dan kondisi kesehatan lainnya.

Menurunkan Berat Badan


Pepaya juga baik bagi orang yang mencoba menurunkan berat badan secara alami. Makan semangkuk penuh pepaya sebagai camilan pada siang atau pagi hari yang baik untuk kesehatan.


Mencegah Infeksi


Buah pepaya efektif untuk membunuh cacingan, sehingga menghindari infeksi dan komplikasi yang terkait dengannya.

Meredakan Sakit gigi


Pasta akar pepaya segar bisa digosok ke gigi dan gusi untuk mendapatkan kelegaan dari sakit gigi. Kulit pohon, terutama kulit kayu bagian dalam, juga merupakan obat yang sangat baik untuk masalah gigi. (Somonsohn, 2002).

Sifat anti-kanker


Periset telah menemukan bahwa pepaya efektif melawan kanker payudara, pankreas, dan kanker lainnya. Ekstrak daun pepaya yang diperoleh dari daun kering menghasilkan efek anti-karsinogenik terhadap sel tumor yang ditanam di laboratorium. Hal itu diamati dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh seorang peneliti University of Florida Nam Dang, dan rekan-rekannya di Jepang, bahwa efeknya lebih kuat saat sel diberi dosis lebih besar dari teh daun pepaya. Para ilmuwan mengekspos berbagai jenis sel yang terkena kanker ke ekstrak daun pepaya yang berbeda dan menemukan bahwa pertumbuhan tumor telah melambat. Buah ini telah mendapatkan kredibilitas dan telah digunakan dalam banyak obat untuk daya antikankernya.

Perawatan kulit


Pepaya bisa menjadi agen revitalisasi yang hebat, karena itulah mereka banyak digunakan dalam kosmetik. Juga, pepaya digunakan di masker wajah buatan sendiri oleh banyak wanita. Papain membunuh sel-sel mati dan memurnikan kulit. Sifat menguntungkan dan enzim penyembuhan hadir dalam pepaya membantu mengatasi sengatan matahari dan kulit yang teriritasi. Pijat wajah yang baik menggunakan pepaya adalah obat yang luar biasa untuk menghilangkan sel-sel mati. Jika Anda adalah orang yang menghabiskan sebagian besar waktu Anda di luar rumah, maka pepaya bisa sangat membantu, karena pepaya melawan radikal bebas yang menua kulit Anda. Kulit pepaya juga digunakan untuk menggosok pada wajah dan tangan untuk kulit yang sehat. Pepaya juga digunakan untuk mengobati kelainan kulit seperti eksim, psoriasis, dll.

Meningkatkan Kesehatan Jantung


Benih pepaya bagus untuk kesehatan jantung. Memiliki tiga vitamin antioksidan kuat, yaitu vitamin A, C, dan E, berarti pepaya sangat membantu dalam mencegah masalah seperti aterosklerosis dan penyakit jantung diabetes. Kehadiran fitonutrien pro-karotenoid membantu mencegah oksidasi kolesterol dalam tubuh. Saat oksidasi kolesterol terjadi, ia menempel ke dinding pembuluh darah dan membentuk plak yang bisa menyebabkan serangan jantung dan stroke. Vitamin E dan vitamin C yang didapat dari pepaya akan membantu mencegah kolesterol menempel ke dinding, sehingga menjaga kesehatan jantung. Sebagai sumber serat yang baik, pepaya juga membantu mengurangi kadar kolesterol dalam tubuh. Sertakan pepaya dalam makanan sehari-hari Anda sebagai camilan tengah malam untuk menjaga hati Anda tetap muda. Ini juga membantu dalam mengobati luka, dan bisul.

Mengurangi Jerawat Dan Luka Bakar


Getah yang diperoleh dari pepaya digunakan untuk merawat daerah kulit yang terkena jerawat. Bagian berdaging dari kulit pepaya bisa digunakan sebagai masker untuk menyembuhkan jerawat. Pola makan yang meliputi pepaya akan membantu menyembuhkan kondisi secara internal, membuat kulit menjadi bersih. Punya luka bakar? Gunakan pepaya. Bila getah dari buahnya dioleskan pada daerah yang terbakar, ada baiknya mengurangi tanda yang diakibatkan karena luka bakar.

Efek Anti-inflamasi


Enzim yang hadir di pepaya, terutama papain dan chymopapain, mengurangi peradangan di berbagai bagian tubuh.

Mengobati degenerasi makula


Degenerasi makula adalah penyakit mata. Dalam kondisi ini, sel-sel mata menurun, yang menghasilkan penglihatan kabur dan bisa menyebabkan kebutaan juga. Ini adalah penyakit yang berhubungan dengan usia dan menambahkan pepaya pada makanan bermanfaat untuk mengurangi risiko pengembangan degenerasi makula. Antioksidan yang diberi nama beta karoten memberi pepaya warna oranye. Sama seperti wortel membantu memperbaiki penglihatan karena adanya beta karoten, hal itu juga diketahui efektif dalam mengurangi efek degenerasi makula. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan di Archives of Ophthalmology, konsumsi 3 atau lebih porsi buah ini setiap hari dapat menurunkan risiko degenerasi makula terkait usia (ARMD).

Mengobati Konstipasi / Sembelit


Kehadiran folat, vitamin C, dan vitamin E dalam pepaya mengurangi mabuk perjalanan dengan menghasilkan efek tonik di perut dan di usus. Jus pepaya dan bentuk pepaya yang matang juga membantu pencernaan. Serat yang diperoleh dari buah membantu meningkatkan buang air besar. Gerakan usus yang membaik membantu mengurangi berlalunya tinja, sehingga mengurangi efek sembelit (Pinoy B. 2010).

Mengatur Menstruasi


Jus pepaya bisa sangat membantu wanita dengan menstruasi tidak teratur. Konsumsi pepaya hijau dan mentah bisa menormalkan ketidakteraturan dalam siklus periodik. Pepaya dianggap sebagai 'makanan panas', yang berarti menghasilkan panas di dalam tubuh. Ini produksi berlebihan panas dalam tubuh merangsang hormon estrogen. Ini menginduksi periode pada wanita. Oleh karena itu, pepaya dapat bermanfaat untuk menangani menstruasi yang sulit.

Mencegah Arthritis


Pepaya telah dikenal efektif melawan rheumatoid arthritis dan osteoartritis. Salah satu enzim yang ditemukan di pepaya, disebut chymopapain, memiliki efek signifikan dalam mengendalikan rheumatoid arthritis dan osteoarthritis.

Meningkatkan Imunitas


Konsumsi pepaya juga telah dikaitkan dengan peningkatan sistem kekebalan tubuh. Penelitian yang dilakukan oleh Hiramoto, Imao, Sato, Inoue, dan Mori dari Jepang merupakan bukti bahwa antioksidan hadir dalam pepaya memainkan peran penting dalam meningkatkan kekebalan tubuh manusia.

Bunga dan akar tanaman telah terbukti bermanfaat terhadap penyakit kuning, bronkitis, kolik ginjal, dan penyakit lainnya.

Efek Samping Pepaya


Konsumsi pepaya dalam jumlah normal diakui aman oleh FDA. Namun, ada beberapa efek samping dari mengkonsumsi pepaya.

Wanita Hamil


Pepaya diklasifikasikan sebagai berbahaya selama kehamilan. Ini dianggap sebagai buah 'panas'. Lateks, hadir dalam konsentrasi tinggi pada pepaya mentah dan semi matang, menyebabkan kontraksi rahim yang bisa menyebabkan aborsi. Hindari mengonsumsi pepaya mentah jika sedang hamil.

Iritasi gastrointestinal


Mengkonsumsi terlalu banyak pepaya dapat menyebabkan efek pencahar yang kuat di usus. Hindari makan pepaya dalam jumlah banyak, terutama jika dalam bentuknya yang mentah. Pepaya mentah atau mentah dapat menyebabkan rasa sakit di usus atau perut dan terkadang menyebabkan perforasi kerongkongan.

Biji pepaya


Biji hitam dari pepaya mengandung jejak enzim yang disebut carpine, yang merupakan zat beracun potensial. Menurut informasi International BioPark Foundation tentang Tanaman Obat dari Amazon Peru, enzim ini dapat membuat pusat saraf menjadi mati rasa, yang dapat menyebabkan kelumpuhan atau depresi jantung. Dalam beberapa kasus, penyempitan pembuluh darah juga terlihat, yang disebabkan karena carpine atau carparine.

Cara Cepat Menikmati Pepaya


  • Potongan pepaya, saat direndam dengan sedikit jus lemon dan madu, merupakan perawatan mutlak untuk selera.
  • Campurkan pepaya, stroberi, dan yogurt untuk sajian sup dingin.
  • Tambahkan sepotong pepaya ke salad buah segar dan simpan sebagai makanan ringan.
  • Makan semangkuk pepaya segar segar beserta sarapan pagi Anda untuk menambah kalori yang Anda butuhkan untuk hari itu.
Image Credit : https://goo.gl/oVxLx1

0 Response to "14 Besar manfaat buah pepaya untuk kesehatan tubuh"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel