Cara mengatasi asam lambung naik ke tenggorokan

Cara mengatasi asam lambung naik ke tenggorokan

Cara mengatasi asam lambung naik ke tenggorokan berikut ini cukup membantu bagi penderita acid reflux. Hal ini karena cara ini untuk mencegah terjadinya asam lambung, dan mengatasi jika terjadi asam lambung yang naik ke tenggorokan.

Kelainan sistem pencernaan yang paling umum dialami orang adalah maag, yang sangat terkait dengan asam lambung. Seringkali, banyak orang akan mengalami sakit maag atau asam lambung pada malam hari. Bila ini terjadi, sensasi terbakar di dada akan terasa. Rasa sakit khusus ini mirip dengan gejala serangan jantung. Namun, asam lambung dan maag juga merupakan penyakit yang sangat serius yang dapat mempengaruhi banyak individu termasuk bayi dan anak kecil maupun orang dewasa.  Sementara itu, banyak orang dewasa cenderung mengalami kemungkinan kejadian kondisi ini karena faktor gaya hidup dan kebiasaan makan.

Memahami bagaimana maag terjadi sangat penting bagi mereka yang didiagnosis dengan asam lambung. Kebiasaan makan atau faktor gaya hidup harus diubah untuk mencegah sakit maag terkait dengan asam lambung. Dengan demikian, makan atau minum yang tidak sehat secara berlebihan dalam satu waktu dapat menyebabkan pergerakan cairan lambung yang tidak tepat di bagian bawah kerongkongan yang menyebabkan maag terjadi, yang dapat berakibat pada asam lambung naik pada akhirnya.

Cairan di daerah lambung sangat asam. Bila cairan lambung menyentuh lapisan kerongkongan, iritasi dan pembengkakan esofagus bisa terjadi, menyebabkan sensasi panas. Aliran cairan lambung yang abnormal disebabkan oleh Lower Sphincter Esofagus (LES), yaitu relaksasi otot antara kerongkongan dan perut atau faktor terkait lainnya seperti cacat struktural atau kelainan seperti hernia atau faktor gaya hidup.

Maag atau asam lambung membutuhkan perawatan terutama saat terjadi pada malam hari. Asam lambung meningkat di malam hari memiliki gejala  termasuk mendengkur, gelisah, kelelahan dan bahkan kelainan pernapasan, yang semuanya adalah gejala waktu malam hari. Serangan asam lambung pada malam hari lebih parah daripada serangan pada siang hari.

Banyak orang dengan maag atau asam lambung mengerti penyebab terjadinya. Namun, masih banyak orang yang kurang memiliki pengetahuan penting tentang bagaimana asam lambung bisa dipicu. Jawaban yang paling sederhana adalah makanan. Banyak orang mengalami asam lambung setelah makan besar karena penyerapan makanan yang besar menyebabkan acid reflux terjadi. Makanan seperti makanan pedas, coklat, dan makanan berlemak bisa memicu kondisi ini. Padahal, bahkan buah jenis jeruk pun cenderung juga menyebabkan asam lambung.

Jika Anda telah didiagnosis dengan acid reflux atau asam lambung, maka Anda harus mencoba pengobatan dan perawatan pencegahan untuk membantu penyembuhannya. Salah satu cara yang bisa membantu mengurangi kejadian adalah dengan mengubah gaya hidup Anda.

Perubahan gaya hidup benar-benar dapat membantu menghilangkan asam lambung. Selain itu, Anda harus menghindari makan makanan berat pada satu waktu. Sebagai gantinya, makanlah makanan kecil tapi sering.

Mengonsumsi makanan dalam jumlah besar bisa meningkatkan tekanan pada sfingter esofagus dan pada saat bersamaan, melebarkan perut Anda. Tindakan pencegahan lainnya termasuk menjaga berat badan Anda, menghindari minuman beralkohol, dan tidak mengenakan pakaian pas di pinggang karena semua faktor ini dapat menyebabkan asam lambung naik.

Asam lambung adalah kondisi umum yang dapat menyebabkan masalah parah jika tidak diobati. Jika Anda didiagnosis dengan kondisi ini, selalu lakukan tindakan pencegahan yang diperlukan saat mengalaminya untuk menghindari masalah serius lebih lanjut yang dapat mempengaruhi sistem pernapasan sekalipun. Karena acid reflux adalah masalah serius, orang dengan maag dan asam lambung harus mencari solusi bagaimana mencegah dan mengobati kondisi khusus ini.
CATATAN PENTING : Informasi dalam website ini bersifat edukasi dan untuk wawasan saja. Jika Anda memiliki masalah kesehatan tertentu, konsultasikan dengan dokter / tenaga medis.
Image Credit : https://goo.gl/P3VMLU

Artikel Terkait:

Share this:

Add your comment
Hide comment

Disqus Comments