Manfaat royal jelly bagi kesehatan tubuh

Mungkin Anda pernah mendengar manfaat royal jelly dalam iklan produk kesehatan. Memang royal jelly sering digunakan dalam produk kesehatan, misalnya minuman berenergi. Nah jika Anda ingin tau lebih dalam tentang royal jelly, lanjutkan membaca artikel ini.

Apa itu royal jelly?


Royal jelly, juga dikenal sebagai gelee, adalah zat putih susu tebal seperti agar-agar yang dikeluarkan dari kelenjar di dekat kepala lebah pekerja dan diberikan ke ratu sarang dari tahap larva dan sampai dewasa. Tujuannya untuk merangsang pertumbuhan dan perkembangannya. Tampaknya royal jelly bekerja pada hormon di tubuh ratu yang sedang berkembang dan ini memungkinkannya untuk cepat dewasa dibanding lebah jantan (drone), yang tidak diberi royal jelly. Seorang ratu sarang bisa hidup sampai tujuh tahun, tapi tanpa makanan khusus royal jelly, ratu itu pasti memiliki siklus hidup yang sama dari lebah pekerja lainnya yaitu hidup dalam waktu tujuh sampai delapan minggu.

Sejarah penggunaan royal jelly


Orang-orang Mesir Kuno beternak lebah sejauh 5.500 SM. Sedangkan royal jelly telah digunakan dalam pengobatan Cina selama berabad-abad dan masih ada sampai sekarang. Banyak orang telah menggunakan royal jelly sebagai tonik kesehatan umum tetapi juga digunakan untuk kepentingan kesehatan tertentu juga.

Manfaat royal jelly untuk kesehatan


Royal jelly telah dipuji untuk meredakan gangguan jantung, hati, ginjal, pencernaan dan kulit, untuk mengobati kolesterol tinggi, memperlambat tanda-tanda penuaan, mengurangi rasa sakit pada radang sendi, memperlambat kemajuan multiple sclerosis, meningkatkan kekebalan tubuh, meningkatkan kinerja seksual, meningkatkan rambut, pertumbuhan dan bahkan untuk menyembuhkan patah tulang. Banyak orang mempercayai bahwa royal jelly membantu meningkatkan stamina, energi dan rasa kesehatan secara keseluruhan juga. Melbrosia, campuran royal jelly dan bee pollen biasanya digunakan oleh wanita menopause untuk mengatur hot flashes dan gejala fisik lainnya.

Kandungan gizi royal jelly


Dipercaya bahwa royal jelly memiliki sifat peremajaan dan anti penuaan pada manusia. Namun secara ilmiah royal jelly tidak demikian, dan bukan berarti tanpa manfaat kesehatan apapun.
Royal jelly terdiri dari sebagian besar air, selain itu juga mengandung protein, lemak, gula dan zat lainnya juga. Salah satu jenis protein yang ditemukan dalam royal jelly, selain itu gula juga telah ditemukan memiliki sifat antibakteri atau antimikroba. Royal jelly juga mengandung vitamin, mineral dan fitosterol lainnya seperti Neopterin - juga ditemukan pada manusia karena bahan kimia ini dipercaya berperan dalam sistem kekebalan tubuh kita. Menurut PDR Health, "Royal jelly mungkin memiliki aktifitas hipolipidemik, antibakteri, anti-inflamasi dan antiproliferatif. Ada bukti awal bahwa obat ini juga memiliki efek antibiotik, imunomodulator, anti-inflamasi, penyembuhan luka dan anti-kanker. "

Cara menggunakan royal jelly


Sebagai suplemen dapat diambil dalam bentuk tablet atau kapsul, atau dapat dicerna dalam berbagai macam makanan seperti coklat, buah dan campuran minuman antioksidan. Royal jelly juga dapat ditemukan dalam produk perawatan pribadi yang menakjubkan seperti lip balm dan krim kulit juga.
Meskipun suplemen dan produk jelly royal tersedia secara luas, dan tak jarang digunakan ibu hamil serta menyusui. Perlu diketahui bahwa mereka yang memiliki alergi atau hipersensitivitas terhadap komponennya seharusnya tidak menggunakan suplemen ini. Efek sampingnya meliputi ruam dan gatal, serangan asma dan bronkospasme, anafilaksis dan bahkan kematian telah terjadi.

Seperti halnya suplemen kesehatan lainnya, klaim yang tidak berdasar sering dijumpai ketika orang memuji kebaikan royal jelly, dan walaupun tidak ada penelitian terkini yang menunjukkan manfaatnya secara definitif.
CATATAN PENTING : Informasi dalam website ini bersifat edukasi dan untuk wawasan saja. Jika Anda memiliki masalah kesehatan tertentu, konsultasikan dengan dokter / tenaga kesehatan.
Image Credit : https://goo.gl/gYyjVz