Kandungan dan manfaat echinacea purpurea

Tanaman Echinacea purpurea (Purple Coneflower) harus menjadi perhatian khusus selama musim dingin dan saat Anda terpapar penyakit flu. Bila digunakan dengan benar itu adalah hal yang paling dekat dengan obat untuk flu biasa.

Echinacea purpurea merangsang keseluruhan aktivitas sel yang bertanggung jawab untuk melawan semua jenis infeksi. Tidak seperti antibiotik, yang langsung menyerang bakteri, Purple coneflower membuat sel kekebalan tubuh kita lebih efisien dalam menyerang bakteri, virus dan sel abnormal, termasuk sel kanker. Ini meningkatkan jumlah dan aktivitas sel sistem kekebalan tubuh termasuk sel anti-tumor, mendorong aktivasi sel T, merangsang pertumbuhan jaringan baru untuk penyembuhan luka dan mengurangi peradangan pada radang sendi dan kondisi kulit inflamasi.

Efek Echinacea purpurea yang paling konsisten adalah merangsang fagositosis (konsumsi organisme yang menyerang oleh sel darah putih dan limfosit). Ekstrak Echinacea purpurea dapat meningkatkan fagositosis sebesar 20-40%.

Echinacea purpurea juga merangsang produksi interferon serta produk penting lainnya dari sistem kekebalan tubuh, termasuk "Tumor Necrosis Factor", yang penting untuk respon tubuh terhadap kanker.

Echinacea purpurea juga menghambat enzim (hyaluronidase) yang disekresikan oleh bakteri untuk membantu mereka mendapatkan akses terhadap sel sehat. Penelitian pada awal tahun 1950 menunjukkan bahwa Purple coneflower benar-benar dapat melawan efek dari enzim ini, membantu mencegah infeksi saat digunakan untuk mengobati luka.

Meskipun Echinacea purpurea biasanya digunakan secara internal untuk pengobatan virus dan bakteri, sekarang digunakan lebih banyak untuk pengobatan luka luar. Ini juga membunuh ragi dan memperlambat atau menghentikan pertumbuhan bakteri dan membantu merangsang pertumbuhan jaringan baru. Ini memerangi peradangan juga, selanjutnya mendukung penggunaannya dalam pengobatan luka.

Efek Samping Echinacea purpurea


Echinacea purpurea tidak memiliki toksisitas yang diketahui dan memiliki catatan keamanan yang sangat baik, sangat dapat ditoleransi dengan baik oleh kebanyakan orang. Namun, Echinacea purpurea tidak boleh digunakan pada kelainan sistemik dan autoimun progresif seperti tuberkulosis, leukosis, gangguan jaringan ikat, kolagenosis dan penyakit terkait seperti lupus, menurut Kommission E. Penggunaannya pada infeksi AIDS atau oportunistik pada pasien AIDS adalah kontroversial.

Nama latin


Echinacea purpurea, Echinacea angustifolia, Echinacea pallida.

Nama umum


Purple Coneflower, American Coneflower, Black Samson, Sisir Bunga, Landak, Kepala India, Rudbeckia, Kepala Sampson, Root Scurvy, Snakeroot

Sifat pengobatan


Antiseptik, Merangsang Sistem Kekebalan Tubuh, antibiotik ringan, bakteriostatik, anti virus, anti jamur.

Kegunaan


Memperbaiki sistem kekebalan tubuh pada penderita mengalami kelelahan kronis dan rentan terhadap infeksi ringan. Pilek, batuk dan flu dan kondisi pernapasan bagian atas lainnya, pembesaran kelenjar getah bening, sakit tenggorokan, infeksi saluran kemih. Bisul, jerawat, ulkus duodenum, flu, herpes, candida dan infeksi persisten. Sebagai obat kumur sakit tenggorokan tonsilitis, bisul mulut dan infeksi gusi. Eksternal: Luka, regenerasi kulit dan infeksi kulit, psoriasis, eksim dan kondisi kulit inflamasi.

Image Credit : https://goo.gl/UyTdTS

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Kandungan dan manfaat echinacea purpurea "

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel