10 Faktor penyebab obesitas pada anak dan orang dewasa

Segera ketahui faktor penyebab obesitas pada anak dan orang dewasa, yang saat ini banyak terjadi di dunia bahkan di Indonesia. Dengan mengetahui penyebab obesitas ini sangat berguna untuk melakukan pencegahan dan bahkan untuk penanganan jika obesitas terjadi pada Anda atau orang yang Anda sayangi. Lanjutkan membaca artikel ini untuk mengetahui lebih lengkap faktor penyebab obesitas.

Sudah menjadi pemberitaan umum bahwa kurangnya aktivitas fisik dan makanan cepat saji berperan dalam obesitas. Tapi bukti penyebab utama obesitas ini dianggap sebagian besar orang bahwa tidak penting. Untuk merangsang perdebatan, para ahli memberikan 10 kesimpulan sementara penyebab obesitas, yang digariskan dalam International Journal of Obesity.

1. Kurang tidur.


Terlalu sedikit tidur dapat meningkatkan berat badan. Saat ini, banyak orang yang kurang mendapat tidur yang cukup dari sebelumnya.

2. Pencemaran.


Hormon mengendalikan berat badan. Dan banyak polutan saat ini yang mempengaruhi hormon kita.

3. AC (pengatur suhu udara)


Anda bisa membakar kalori jika lingkungan Anda terlalu panas atau terlalu dingin untuk penyesuaian. Tapi lebih banyak orang yang tinggal dan bekerja dalam ruangan yang menggunakan pengatur suhu ruangan, sehingga tidak merasakan panas atau dingin.

 4. Merokok


Merokok dapat mengurangi berat badan. Dan jumlah orang-orang merokok jauh lebih sedikit dari biasanya.

 5. Pengobatan


Banyak obat yang berbeda termasuk kontrasepsi, hormon steroid, obat diabetes, beberapa antidepresan, dan obat tekanan darah dapat menyebabkan penambahan berat badan. Semakin hari perkembangan jenis obat juga bervariasi, yang bisa menyebabkan peningkatan berat badan juga.

6. Usia penduduk, etnisitas


Orang paruh baya dan Hispanik-Amerika cenderung lebih gemuk daripada orang Eropa-Amerika muda.

7. Wanita yang melahirkan di usia lebih tua


Ada beberapa bukti bahwa wanita yang lebih tua adalah saat dia melahirkan, semakin tinggi risikonya terhadap obesitas. Maksudnya adalah wanita yang melahirkan pada usia yang lebih tua.

8. Faktor keturunan


Beberapa pengaruh mungkin disebabkan faktor keturunan. Perubahan yang membuat orang gemuk bisa jadi karena kakek neneknya yang gemuk juga.

9. Obesitas terkait dengan kesuburan


Ada beberapa bukti bahwa orang gemuk lebih subur daripada yang kurus. Jika obesitas memiliki komponen genetik, persentase orang gemuk dalam populasi harusnya meningkat.

  10. Pasangan obesitas


Wanita gemuk cenderung menikahi pria gemuk, dan jika obesitas memiliki komponen genetik, masih akan ada orang yang lebih gemuk di generasi berikutnya.

Faktor-faktor pendukung lainnya patut mendapat perhatian dan kajian lebih. Penjelasan lebih lanjut meliputi virus yang merangsang lemak, peningkatan depresi masa kecil, kurang konsumsi produk susu, dan hormon yang digunakan dalam pertanian. Menurut Anda apa yang bisa dikaitkan dengan epidemi ini?

Image Credit : https://goo.gl/WRiRgX