5 Menu makanan untuk penderita kolesterol tinggi

5 Menu makanan untuk penderita kolesterol tinggi

Anda harus mengetahui menu makanan untuk penderita kolesterol, jika Anda atau keluarga Anda memiliki kadar kolesterol LDL yang tinggi. Menu makanan untuk penderita kolesterol harus benar-benar dijaga, untuk menurunkan kadar kolesterol yang tinggi serta menjaga agar tidak naik kembali. Baca artikel ini hingga akhir untuk mengatahui menu makanan untuk penderita kolesterol. 

Fakta umum tentang tingginya kolesterol jahat didalam tubuh, menyebabkan banyak usaha yang dilakukan oleh orang-orang yang menderitanya. Kalau dampak kolesterol hanya bisa pingsan atau mudah bangun dengan disiram dengan air, maka ketakutan yang menyertai efeknya tidak akan mengerikan untuk dipersiapkan. Hal yang menyedihkan tentang kolesterol jahat adalah kehadirannya dapat menyumbat pembuluh darah, dimana aliran darah yang memberi kehidupan ini tidak boleh berhenti bahkan sedetik pun.

Disisi lain, Kehadiran kolesterol baik merupakan unsur penting dalam proses vital kita. Dan justru kolesterol jahat, yang seharusnya dicegah untuk menyumbat arteri. Biasanya butuh bertahun-tahun untuk konsumsi makanan kolesterol tinggi untuk diketahui bahwa Anda mendesita kolesterol tinggi atau tidak.

Kolesterol dan kenaikan berat badan biasanya beriringan. Ini adalah alasan utama mengapa orang gemuk cenderung memiliki kadar kolesterol tinggi. Faktor utama yang mempengaruhi kadar adalah beberapa konsumsi oba-obatan, sifat turun-temurun, dan makanan yang dikonsumsi. Inilah alasan mengapa biasanya rata-rata orang yang terkejut mengetahui kadar kolesterolnya tinggi.

Biasanya, hanya ada sedikit informasi tentang pencegahan peningkatan kolesterol, dan satu-satunya saat mereka belajar adalah setelah mereka mengetahui bahwa mengalami kolesterol tinggi.

Menjaga gaya hidup sehat adalah suatu keharusan dalam mencegah masalah kesehatan di urutan pertama. Meskipun ini sering terjadi di mana-mana, tindakan pencegahan yang paling praktis untuk diawasi adalah konsumsi makanan dan hindari lemak.

Sementara itu, ada kelompok makanan yang sangat membantu dalam menurunkan kadar kolesterol. Ini berarti bahwa makanan dengan antioksidan membantu mencegah penumpukan kolesterol jahat.

Berikut adalah beberapa makanan bermanfaat ini untuk dipertimbangkan:


1. Oatmeal


Oatmeal adalah serat bergizi yang memiliki reputasi karena kemampuannya untuk mengurangi kolesterol. Manfaat ini menjadi isu penting berdasarkan studi ahli dari tahun 1980 sampai 1989. Ini akhirnya kehilangan popularitas dan menjadi isu lain pada tahun 1997 setelah Food and Drug Administration (FDA) mengumumkan bagaimana hal itu dapat mencegah penyakit jantung jika dikonsumsi secara teratur dengan praktik diet rendah yang baik. Faktanya. Selain oatmeal, serat yang sama seperti dedak, gandum, ragi bir, roti, nasi, kacang, kacang polong dan sereal lainnya membantu memperbaiki dan memperbaiki kadar kolesterol baik.

2. Sayur dan buah


Karena kandungan vitamin dan penuh antioksidan, membuat buah dan sayuran menempati urutan tertinggi dalam kelompok piramida makanan. Manusia diharuskan makan lebih banyak makanan lain yang dapat dimakan, terutama makanan olahan. Ini memiliki sifat pembersihan dan tidak mengandung lemak, terutama buah jeruk yang kaya vitamin C. Mentimun, kaya vitamin E, adalah salah satu antioksidan terbaik yang bagus melawan unsur radikal bebas yang menyebabkan berbagai jenis penyakit dan ketidaknyamanan pada tubuh.

3. Ikan


Ikan tuna dan ikan dengan daging putih lainnya merupakan pilihan yang baik untuk diet sehat. Ikan memiliki kandungan lemak jenuh yang rendah.

4. Daging tanpa lemak


Ayam dan kalkun tanpa kulit, hati, daging sapi tanpa lemak ekstra. Karena tanpa lemak, menjadikan makanan ini kaya protein ini merupakan bagian penting dari diet rendah kolesterol.

5. Yoghurt


Yoghurt sangat baik dalam mengatur asam di perut yang merupakan cara yang baik untuk menyeimbangkan pencernaan makanan. Yogurt sehat dalam mengatur kolesterol karena kualitasnya, disamping itu yoghurt lemaknya rendah.
CATATAN PENTING : Informasi dalam website ini bersifat edukasi dan untuk wawasan saja. Jika Anda memiliki masalah kesehatan tertentu, konsultasikan dengan dokter / tenaga kesehatan.
Image Credit : https://goo.gl/NHrZjj

Artikel Terkait:

Share this:

Add your comment
Hide comment

Disqus Comments