12 Cara menurunkan berat badan tanpa olahraga dan diet

Menurunkan berat badan tanpa olahraga merupakan hal yang sulit, bahkan banyak orang yang menganggap hal ini tidak mungkin. Namun ternyata ada cara khusus untuk menurunkan berat badan tanpa olahraga. Cara ini sangat efektif mengurangi berat badan Anda, dan juga mencegah agar tidak naik kembali. Selain itu yang menjadi keunggulannya adalah cara ini berdasarkan pada sains.

berat badan, cara alami, cara menurunkan berat badan, diet, diet sehat, menurunkan berat badan, menurunkan berat tanpa olahraga,


Simak artikel ini hingga tuntas untuk mengetahui cara menurunkan berat badan tanpa olahraga, tanpa obat, dan tanpa diet (tidak makan). Dikutip dari beberapa sumber seperti healthline dot com, maka berikut adalah cara menurunkan berat badan tanpa olahraga.

1. Mengunyah semua makanan hingga halus secara perlahan


Otak Anda butuh waktu untuk mengolah makanan yang sudah Anda makan. Perlu diketahui bahwa otak manusia membutuhkan waktu untuk mengolah makanan. Dengan mengunyah makanan dengan baik bisa membuat waktu Anda makan lebih lama. Waktu makan yang lama tersebut mempengaruhi menurunnya asupan makanan, cepat kenyang, dan berkurangnya porsi makan.

Jadi kecepatan makan dapat mempengaruhi  pada berat badan seseorang. Bahkan dalam 23 penelitian menunjukan bahwa orang yang makan lebih cepat cenderung mengalami peningkatan berat badan. Sebaliknya jika seseorang yang makannya lebih lama atau lambat, maka berat badannya cenderung stabil atau tidak naik. Selain itu orang yang waktu makannya lebih cepat memiliki kecenderungan mengalami obesitas.

Agar dapat makan dalam waktu yang lebih lama (lambat), perlu latihan agar bisa terbiasa. Caranya cukup sederhana, yaitu dengan menghitung berapa kali Anda mengunyah makanan yang Anda makan.

Dengan membiasakan makan secara perlahan bisa membuat Anda cepat kenyang, selain itu juga kalori yang diserap tubuh lebih kecil. Cara ini cukup mudah untuk menurunkan berat badan, bahkan mencegah naiknya berat badan.

2. Gunakan piring yang ukurannya kecil ketika makan makanan yang tidak sehat


Perlu diketahui bahwa penggunaan piring yang ukurannya kecil bisa membantu Anda menurunkan berat badan. Karena dengan piring yang lebih kecil akan membuat porsi makan Anda terasa banyak, meski kenyataannya makanan yang Anda ambil jumlahnya sedikit. Sebaliknya jika piringnya besar, maka porsi makanan akan terlihat lebih sedikit. Secara psikologis Anda akan menambahkan makanan hingga piringnya penuh.

Nah, faktor ini bisa Anda manfaatkan dalam menurukan berat badan. Yaitu dengan menggunakan piring kecil ketika makan makanan yang kurang sehat, dan menggunakan piring besar ketika makan makanan yang sehat seperti sayur, buah, dan sebagainya.

Jadi ukurang piring juga mempengaruhi dalam menurunkan berat badan. Sehingga harus cerdas dalam memilih makanan dan penggunaan piring yang sesuai ya. Ingat, piring kecil untuk makanan yang tidak sehat, dan piring besar untuk makanan sehat.

3. Konsumsi makanan yang kaya akan protein


Banyak fakta yang menunjukan bahwa protein memiliki dampak yang mengesankan dalam penurunan berat badan. Dengan mengkonsumsi makanan yang kaya protein akan membuat Anda cepat kenyang, menekan rasa lapar, dan membantu untuk mengurangi konsumsi kalori.  Hal ini mungkin karena protein mempengaruhi beberapa hormon yang berperan dalam rasa lapar dan kenyang, termasuk ghrelin dan GLP-1.

Pada suatu penelitian menunjukan bahwa naiknya asupan protein mulai 15% hingga 30% dapat membantu peserta penelitian menurunkan konsumsi kalori perhari. Yaitu menurunkan sekitar 441 kalori perhari, dan berat badannya berkurang sekitar 11 pound dalam 12 minggu (3 bulan).

Jika Anda saat ini sarapan dengan nasi, mungkin bisa diganti dengan makanan yang kaya akan kandungan protein seperti telur, susu, produk olahan kedelai, dan sebagainya. Dalam penelitian lain menunjukan bahwa wanita gemuk yang makan telur ketika sarapan, maka mengurangi konsumsi kalori saat makan siang dibandingkan yang sarapan produk olahan gandum. Bahkan mereka mampu mengurangi konsumsi kalori selama 36 jam.

Beberapa contoh makanan kaya protein termasuk dada ayam, susu rendah lemak, daging rendah lemak, ikan, yogurt,  kacang almond, tahu, tempe, dan olahan kedelai lainnya.

Konsumsi makanan yang kaya akan kandungan protein telah terbukti menyebabkan penurunan berat badan, dan otomatis akan mengurangi konsumsi kalori yang menyebabkan berat badan.

4. Jauhkan makanan yang tidak sehat dari pandangan Anda


Ketika Anda menyimpan makanan yang tidak sehat sembarangan, besar kemungkinan makanan tersebut akan sering terlihat oleh Anda. Hal ini mengakibatkan munculnya rasa lapar atau ingin makan.

Dalam sebuah penelitian menunjukan bahwa makanan yang berkalori tinggi yang ada dirumah sering dilihat, makan seseorang lebih cenderung untuk memakannya. Dibandingkan dengan melihat buah atau sayuran.

Sehingga, cobalah untuk menyimpan makanan yang kurang jauh dari pandangan Anda. Sehingga akan mengurangi kemungkinan Anda untuk memakannya. Selain itu Anda bisa menaruh makanan yang sehat seperti buah-buahan di tempat yang mudah Anda lihat, misalnya di meja makan, kulkas, dan sebagainya.

Ketika Anda menyimpan makanan yang tidak sehat di meja makan, atau tempat yang mudah Anda lihat akan memungkinkan Anda untuk memakannya. Sehingga hal ini juga memberikan peluang Anda untuk meningkatkan berat badan. Jadi mulai sekarang tampilkan makanan sehat ditempat-tempat yang sering Anda lihat.

5. Konsumsi makanan yang kaya serat


Serat pada makanan dapat membuat Anda lebih cepat kenyang, dan akan kenyang lebih lama. Penelitian juga menyimpulkan bahwa serat khusus yang disebut viscous fiber, dapat membantu menurunkan berat badan. Serat ini dapat membuat seseorang cepat kenyang dan mengurangi jumlah makanan yang dimakan.

Viscous fiber dari makanan membentuk gel saat bersentuhan dengan air. Gel ini meningkatkan waktu yang diperlukan untuk menyerap nutrisi dan memperlambat pengosongan lambung. Viscous fiber hanya ditemukan pada makanan nabati. Contohnya termasuk kacang-kacangan, sereal gandum, kubis Brussel, asparagus, jeruk dan biji rami.Suplemen penurun berat badan yang disebut glukomanan juga sangat tinggi akan kandungan viscous fiber.

Jadi mulailah makan makanan yang kaya akan kandungan serat. Karena kandungan viscous fiber pada makanan tersebut sangat membantu Ana mengurangi nafsu makan dan mengurangi asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh. Serat ini bekerja dengan membentuk gel yang memperlambat pencernaan.

6. Minum Air secara teratur


Banyak minum air putih ternyata juga dapat membantu menurunkan berat badan secara signifikan. Air putih mampu membuat Anda makan lebih sedikit, apalagi Anda minum air putih dahulu sebelum makan.

Dalam suatu penelitian pada orang dewasa, menunjukan bahwa minum air putih sekitar setengah liter setengah jam sebelum makan, maka dapat mengurangi rasa lapar dan membantu mengurangi konsumsi kalori. Dalam penelitian tersebut menunjukan bahwa peserta yang minum air sebelum makan mengalami penurutan berat badan  sekitar 44% selama periode 12 minggu, dibandingkan dengan mereka yang tidak minum air putih.

Anda juga bisa mengganti minuman yang mengandung kalori seperti minuman bersoda dengan jus buah dan sayur. Hal ini akan mempengaruhi pada penurunan berat badan Anda.

7. Sajikan porsi makanan lebih sedikit


Porsi besar pada makanan membuat seseorang makan lebih banyak juga. Sehingga hal ini dapat meningkatkan berat badan seseorang juga. Pada sebuah penelitan yang dilakukan pada orang dewasa menunjukan hasil bahwa meningkatkan porsi makan malam dapat meningkatkan asupan kalori sekitar 30%.

Dengan menyiapkan makan sendiri bisa mengatur sendiri porsi makan Anda yaitu dengan porsi yang lebih sedikit. Sehingga Anda akan makan makanan dalam porsi yang lebih sedikit pula.

Makan dengan porsi yang besar telah membuat orang mengalami obesitas. Karena hal ini akan mendorong seseorang baik dewasa ataupun anak-anak untuk makan lebih makan.

8. Makan tanpa gangguan alat elektronik


Perlu dipahami bahwa dengan memperhatikan apa yang Anda makan dapat membantu mengurangi kalori.

Nah, orang yang makan sambil menonton siaran TV, menggunakan handphone, komputer, dan alat elektronik lainya bisa menyebabkan mereka lupa seberapa banyak makanan yang dimakan. Hal ini membuat seseorang makan berlebihan tanpa disadari.

Dalam suatu tulisan yang mencermati hasil dari berbagai penelitian menunjukan bahwa orang yang terganggu

Satu artikel review melihat hasil dari 24 penelitian, menemukan bahwa orang-orang yang tidak fokus pada makanan yang mereka makan, sekitar 10% lebih banyak dalam waktu duduk.

Tidaak memperhatikan makanan saat makan memiliki pengaruh yang signifikan pada asupan makanan yang dimakan. Orang yang tidak fokus pada makanannya akan mendapatkan asupan kalori 25% lebih banyak, dibandingkan orang yang fokus pada apa yang mereka makan.

Jadi, jika Anda termasuk orang yang suka makan sambil nonton TV atau menggunakan ponsel, maka Anda berpeluang besar mendapatkan asupan kalori dari makanan Anda. Hal ini akan menimbulkan peningkatan pada berat badan Anda.

9. Tidur nyenyak dan hindari stres


Anda perlu tahu bahwa tidur yang kurang dan tingkat stres yang tinggi juga bisa mempengaruhi pada kenaikan berat badan seseorang. Seseorang yang kurang tidur, hormon pengatur nafsu makannya (leptin dan ghrelin) akan terganggu. Selain itu hormon lain yang dikenal dengan kortisol juga meningkat ketika seseorang mengalami stres.

Nah, ketika hormon ini terganggu maka dapat meningkatkan rasa lapar dan terus ingin makan yang tidak sehat. Sehingga hal ini menyebabkan asupan kalori yang tinggi pada tubuh. Yang pada akhirnya juga akan meningkatkan berat badan seseorang.

Selain itu kurang tidur dan tingkat stres yang tinggi juga dapat menyebaban berbagai penyakit lainnya seperti diabets tipe 2 dan obesitas (kelebihan berat badan).

10. Hindari minuman yang mengandung gula


Penambahan gula pada makanan dan minuman mungkin menjadi hal yang buruk untuk konteks saat ini. Minuman manis seperti soda telah dihubungkan dengan meningkatnya resiko berbagai penyakit di dunia Barat.

Saat ini tanpa disadari bahwa kita sangat mudah mengkonsumsi kalori dalam jumlah besar yang berasal dari minuman yang mengandung gula. Kalori cair pada minuman tidak membuat Anda kenyang seperti makan nasi. Sehingga minum minuman bergula dalam jumlah banyak pun Anda tidak menyadari bahwa telah memasukan kalori dalam jumlah besar kedalam tubuh Anda.

Dengan menghindari minuman yang mengandung gula ini dapat memberikan manfaat yang positif bagi kesehatan Anda dalam jangka panjang. Dan minum jus buah sekalipun bisa memberikan asupan kalori yang tinggi, karena rata-rata penjual jus buah saat ini menambahkan gula dalam jumlah banyak ke dalam jus buah.

Jadi lebih baik perbanyak minum air putih seperti yang telah dijelaskan dalam poin ke 6.
Minuman manis terbukti memiliki hubungan erat dengan meningkatnya risiko penambahan berat badan dan berbagai penyakit. Otak kita tidak memasukan kalori cari seperti makanan padat, hal ini membuat kita tanpa sadar akan minum minuman yang manis dalam jumlah banyak.

11. Menyajikan makanan dalam piring berwarna merah


Cara ini tergolong aneh karena sangat jarang dilakukan orang. Tapi hal ini akan bekerja mempengaruhi psikologis seseorang ketika makan, hampir sama dengan penggunaan piring ukuran kecil pada makanan yang tidak sehat.

Terdapat study juga yang melaporkan bahwa sekelompok sukarelawan makan hanya sedikit pretzel pada piring merah, dibandingkan mereka yang menggunakan piring putih ataupun biru. Hal ini dikaitkan dengan sinyal atau warna merah yang menjadi simbol berhenti.

Piring merah bisa membantu Anda mengonsumsi makanan yang tidak sehat. Ini mungkin karena warna merah memicu reaksi untuk berhenti makan.

12. Melakukan aktivitas fisik ringan


Sebenarnya poin 12 ini hanya sebagai tambahan saja, meskipun poin tambahan tapi hal ini memiliki peran yang penting untuk kesehatan Anda secara keseluruhan.

Kadang orang yang memiliki berat badan yang ideal pun bukan berarti bisa terhindar dari penyakit. Nah, sebagai tambahan makan aktifitas fisik ringan ini bisa membantu menunjang kesehatan Anda. Aktifitas fisik ini misalnya naik atau turun tangga, lebih baik dari pada menggunakan lift, kemudian jalan kaki ke toko kelontong disekitar rumah.

Memang aktifitas fisik ringan ini bukan termasuk dalam kategori olahraga. Sehingga Anda bisa melakukannya hal ini secara santai untuk menurunkan berat badan Anda dan juga kesehatan Anda secara keseluruhan.

13. Bagaimana cara melakukannya?


Meningkatnya berat badan mayoritas dipengaruhi oleh gaya hidup seseorang. Sehingga kebiasaan-kebiasaan buruk yang mempengaruhi meningkatnya berat badan juga harus diubah.

Banyak kebiasaan sederhana yang dapat membantu seseorang untuk menurunkan bedat badan. Beberapa diantaranya memang sama sekali tidak ada hubungan dengan diet ketat dan juga olahraga.

Kebiasaan yang bisa Anda lakukan diantaranya mengguakan piring dengan ukuran yang lebih kecil, makan lebih lambat, banyak minum air putih, menghindari makan sambil nonton TV atau main HP. Selain itu juga lebih mengutamakan makan makanan yang kaya akan protein dan serat yang sangat membantu dalam menurunkan berat badan.

Anda tidak perlu mencoba semua sekaligus. Mulai dengan hal-hal yang menurut Anda mudah untuk dijadikan kebiasaan baru atau mengubah kebiasaan lama Anda. Jika hal tersebut berjalan dengan baik, lanjutkan dengan yang selainnya.

Dengan memulai dengan kebiasaan yang lebih baik dan sehat akan membantu menurunkan berat badan Ada agar ideal, dan tidak kembali naik. Hal ini juga bisa berpengaruh pada kesehatan Anda secara keseluruhan.

Image Credit : https://goo.gl/Y3uNxE