Manfaat makan ikan untuk mencegah kanker

Manfaat makan ikan untuk mencegah kanker

Beberapa waktu lalu pemerintah mempromosikan agar masyarakat mengkonsumsi ikan. Pasti kampanye makan ikan tersebut bukan tanpa alasan. Memang banyak alasan mengenai kampanye makan ikan tersebut, salah satunya adalah Indonesia memiliki ikan yang melimpah. Biar semangat dalam mengkonsumsi ikan, Kamu juga perlu menyadari dampaknya terhadap kesehatan. Salah satu dampaknya adalah dengan mengkonsumsi ikan bisa mengurangi resiko terkena kanker. Berikut adalah penjelasannya!

manfaat makan ikan untuk mencegah kanker


Kamu pernah dengar istilah Antioksidan?


Jika belum, maka perlu Kamu ketahui bahwa Antioksidan adalah molekul yang dapat berinteraksi dengan dengan radikal bebas dan menghentikan reaksinya sebelum merusak bagian-bagian tubuh. Meskipun terdapat beberapa enzim dalam tubuh yang dapat membersihkan radikal bebas, namun bagian antioksidan seperti vitamin E, beta-carotene, dan vitamin C tergolong cukup ampuh juga.

Fungsi dan juga manfaat pertama dari selenium adalah sebagai salah satu antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas. Selenium juga dapat bekerja sama dengan vitamin E untuk mengoptimalkan dan juga memaksimalkan fungsi antioksidan, yaitu untuk menangkal radikal bebas yang dapat mengganggu kesehatan.

Selenium merupakan mineral yang diperlukan tubuh dalam menangkal radikal bebas, dan termasuk Antioksidan juga. Namun tubuh tidak dapat memproduksi mineral ini, sehingga untuk mendapatkan selenium perlu asupan makanan yang mengandung mineral tersebut.

Mengapa kita perlu rutin makan ikan seminggu satu hingga dua kali?


Ikan merupakan sumber omega 3 terbaik. Di Indonesia sangat banyak jenis ikan yang mengandung omega 3, salah satunya adalah ikan tuna yang menjadi primadona di Indonesia.  Selain itu Kamu bisa mendapatkan asupan omega 3 dari minyak ikan.

Menurut The American Heart Association, bahwa orang yang tidak memiliki riwayat penyakit jantung disarankan untuk mengkonsumsi omega 3 setikanya hanya 2 kali dalam satu minggu. Karena jika melebihi ukuran itu beresiko terhadap penyakit jantung, stroke, dan juga penyakit kardiovaskular.

Apakah antioksidan dapat mencegah kanker?


Pertanyaan tersebut adalah bagian terpenting. Fakta laboratorium menunjukan bahwa antioksidan dapat memperlambat atau memungkinkan untuk mencegah perkembangan kanker. Namun, informasi dari uji klinis masih kurang jelas. Dalam uji klinis mencapai kesimpulan yang tidak konsisten.

Berbagai penelitian baru menunjukkan bahwa dalam satu porsi almond mengandung antioksidan flavonoid yang jumlahnya sama pada satu porsi brokoli. Kemudian dalam satu ons almond dapat memberikan antioksidan yang sama seperti dalam secangkir teh hitam atau hijau yang di seduh. Selain itu juga menjadi sumber vitamin E yang sangat baik.

Para peneliti mencatat bahwa senyawa antioksidan utama yang ditemukan pada almond yaitu catechin, epicatechin dan kaempferol. Senyawa tersebut memberikan perlindungan terhadap kematian sel dari oksidan, yang berperan penting dalam mengurangi risiko penyakit kronis.

Antioksidan dapat ditemukan dari berbagai macam makanan seperti buah dan sayuran. Selain itu juga bisa ditemukan pada jenis kacang-kacangan, biji-bijian, daging, unggas, serta yang tidak mau ketinggalan yaitu ikan.  Jadi ikan juga memiliki kandungan antioksidan seperti halnya sayuran dan buah-buahan, yang mampu mencegah kanker.

Artikel Terkait:

Share this:

Add your comment
Hide comment

Disqus Comments