Manfaat dan efek samping butterbur untuk kesehatan

Manfaat dan efek samping butterbur untuk kesehatan

Butterbur (Petasites hypridus) adalah tanaman yang digunakan terutama untuk mengobati sakit kepala dan alergi musiman. Ada dua jenis tanaman Butterbur yang terlihat hampir identik. Pastikan untuk menggunakan salah satu yang berisi petasin. Petasin digambarkan sebagai senyawa pengecapan pahit yang ditemukan di tanaman Butterbur. Migrain, penderita sakit kepala dan demam akan sangat menghargai ketajamannya. Memiliki tampilan tangkai bunga pink dengan bunga mawar lilac dan sangat lembut serta daun seperti kelembak, Butterbur berasal dari daratan Eropa, Asia dan Amerika Utara. Lingkungan terbaik untuk pertumbuhan dan kelangsungan hidup adalah rawa-rawa, padang rumput basah, pinggir jalan yang lembab, tepian sungai dan selokan.

Manfaat Kesehatan, butterbur, herbal, Manfaat Tanaman Herbal, manfaat butterbur, kandungan gizi butterbur, manfaat butterbur untuk kesehatan,


Nama latin     


Petasites hibrida

Nama umum  


Butterbur, sweet coltsfoot, blatterdock, bogshorn, butter-dock, butterfly dock, capdockin, flapperdock, langwort, umbrella plant.

Diindikasikan untuk 


Sakit kepala dan radang, tingkat keparahan migrain, alergi musiman seperti mata gatal, gatal dan pilek, dan hidung tersumbat.

Manfaat untuk kesehatan


Anti spasmodik, antiinflamasi, cardio tonic, diaphoretic, diuretic, dan daun yang berfungsi sebagai analgesik.

Secara historis, pada abad keenam belas, Butterbur sebagai bubuk kering dicampur dengan anggur untuk bertarung dalam peperangan melawan wabah dan penyakit mematikan lainnya. Ini juga digunakan sebagai pengobatan cacing sebagai bentuk diuretik, pemicu menstruasi, dan oleh penduduk asli Amerika sebagai obat herbal untuk sakit kepala dan pembengkakan. Kegunaan lainnya adalah untuk masalah saluran kemih, penyembuhan luka dan nyeri punggung. Butterbur telah digunakan selama lebih dari 2.000 tahun. Nama Butterbur berasal dari penggunaan mentega pembungkus daunnya yang besar saat cuaca hangat.

Studi menunjukkan bahwa Butterbur saat ini paling efektif untuk pengobatan sakit kepala dan pembengkakan, tingkat keparahan migrain dan demam. Penting untuk dicatat bahwa Butterbur belum terbukti mengobati semua alergi, hanya alergi musiman yang meliputi mata dan hidung yang gatal, bersin, hidung meler dan hidung tersumbat. Penelitian tambahan diperlukan untuk mengetahui apakah Butterbur aman dan akhirnya dapat digunakan untuk alergi sepanjang tahun seperti jamur, debu atau bulu binatang.

Setiap bagian tanaman Butterbur sangat penting. Daun, akar, bunga dan batang semuanya digunakan untuk tujuan pengobatan dengan cara tertentu. Misalnya, bila diminum secara oral, penelitian menunjukkan ekstrak spesifik dari akar Butterbur selama periode empat bulan dapat mengurangi rasa sakit sakit kepala tanpa henti dan durasi sakit kepala saat ini terjadi. Ekstrak daun Butterbur mengurangi ketidaknyamanan hidung.

Butterbur bisa dikonsumsi dalam berbagai bentuk. Ini bisa dimakan, digunakan sebagai bubuk, dalam bentuk pil, dalam teh atau sebagai tingtur. Namun, sangat penting untuk dicatat bahwa Butterbur mengandung alkaloid pyrrolizidine yang merupakan bahan kimia beracun. Pyroglizidine alkaloid dibuat oleh tanaman untuk mempertahankannya melawan serangga herbivora.

Bahan kimia beracun ini dapat menyebabkan kerusakan hati atau kanker ke hati. Saat membeli produk Butterbur, berkonsultasilah dengan dokter Anda terlebih dahulu dan pastikan bahwa pembelian Anda diberi label: Pyrrolizidine alkaloid atau bebas-PA. Dosis Butterbur yang efektif adalah 50 sampai 75 mg dua kali sehari.

Image Credit : https://goo.gl/UpK1hZ

Artikel Terkait:

Share this:

Add your comment
Hide comment

Disqus Comments